Selasa, 15 Juli 2014

MIMPI YANG TERBENGKALAI

  *kalo ngga suka baca, langsung baca kesimpulannya aja semoga bisa bermanfaat             
                Mimpi yang berasal dari hati, ini lah sesungguhnya mimpi gw yg sebenarnya, bukn mimpi dadakan kaya yg kemarin gw critain.
                Lahir disebuah kota besar (jakarta), tumbuh disebuah desa kecil (tegalrejo,boyolali), memulai pendidikan disebuah SD kecil tanpa memulai dari TK. Dijakarta lah aku memulai hidup ini tetapi desa lah aku merintis hidup ini disana lh aku banyak mempelajari tentang hidup ini. singkat cerita aku hanya 5 tahun merintis pendidikan didesa itu karna takdir telah mengubah jalan hidupku, ketika itu aku terkena penyakit usus buntu *dibalik musibah pasti ada hikmah* kata" itu sunguh terbukti dihidupku setelah sembuh dari sakit gw pun diajak pindah kejakarta kembali, aku pun masih sempat merasakan sekolah tingkat dasar dikota besar ini, lulus akupun melanjutkan dimadrasah tsanawiah (MTS) dari sini lah mimpiku berawal menjadi seorng PENDAKWAH seperti guruku, hati ini terpesona olehnya, terpesona dengan kisah-kisahnya, sungguh ini lah mimpiku yang sebenarnya menjadi sesosok seperti guruku, hati ini sangat ingin mengikuti jejak-jejaknya tapi sekali lagi takdirlah yg kembali berbicara, gw masuk smk dijurusan arsitektur yg kamren udah gw ceritain.
            KESIMPULAN : Apapun mimpi kita, setinggi apapun mimpi kita takdir lah yg menentukan tercapai tidaknya sebuah mimpi, tatapi ingatlah takdir yang mentukan adalah ALLAH (tuhan) SO selama kita trus berdoa, trus berusaha, terus mengejar, terus berjalan dijalan ALLAH, menaati semua perintahnya, meningalkan semua larangannya, dan 1 yg poko Rido ALLAH Rido Orang tua jadi insyaALLAH nothing impossible in your life. GANBATE terus kejar mimpi mu tetapi jgn lah mengejar dengan berlari, knpa ? karna logika berkata : ketika kamu berlari lalu tersandung maka akan terjatuh lebih dalam/parah, dibandingkan dengan berjalan santai. :) 
cara berfikir mempengaruhi seberapa besarnya anda berusah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar